Jenis-Jenis Awan

Bagi dunia penerbangan, awan merupakan salah satu hal yang dapat menentukan kelancaran serta keselamatan penerbangan, terutama jenis awan Cumulonimbus (Cb). Awan ini sangat ditakuti dalam penerbangan karena dapat mengakibatkan updraft (arus naik), downdraft (arus turun), dan windshear (perubahan kecepatan angin secara tiba-tiba), yang apabila pesawat berada di dalam/bawah awan ini pada saat setelah lepas landas, sebelum mendarat, maupun pada saat terbang akan mengakibatkan ketidakstabilan posisi pesawat yang dapat berakibat fatal (Suyitno, 2009).

http://globalsearch1.blogspot.com/2015/01/awan-cumulonimbus.html
Awan Commulonimbus

Model deteksi awan berbasis komputer merupakan satu hal yang dibutuhkan di bidang Meteorologi ataupun di bidang Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) khususnya bagi dunia penerbangan.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dalam penelitian ini akan dibangun sebuah model deteksi awan Cumulonimbus (Cb) yang diharapkan dapat membantu di bidang Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) untuk memandu penerbangan. Berikut ini adalah macam-macam awan (Klik link di bawah ini untuk detail penjelasannya ):

1. Awan Pancake atau Awan UFO

[baca selengkapnya..]

Awan Cumulonimbus


Awan Cumulonimbus merupakan awan yang ganas, Mengapa? Hal itu karena awan inilah yang biasanya sering membawa hujan dalam bentuk seperti es batu. Di dalam awan Cumulonimbus, terdapat banyak uap air dan juga aliran listrik. Tidak mengherankan, apabila awan ini sering sekali dijadikan pertanda adanya badai yang kuat.

Awan Cumulonimbus terdiri atas tetes-tetes air pada bagian bawah awan dan tetes-tetes salju atau kristal-kristal es pada bagian atas awan. Gesekan partikel awan di dalamnya dapat menimbulkan muatan listrik.

Dengan adanya gesekan partikel yang menimbulkan muatan listrik, awan Cumulonimbus sangat ditakuti pilot pesawat terbang. Hal itu karena awan Cumulonimbus ini yang paling sering menimbulkan bencana. Awan Cumulonimbus, satu-satunya awan yang bisa menghasilkan muatan listrik tornado atau puting beliung bisa terbentuk dari awan Cumulonimbus.

http://globalsearch1.blogspot.com/2015/01/awan-vulkanik-atau-debu-vulkanik.html
Awan Comulonimbus
[baca selengkapnya..]

Awan Roll Over atau Morning Glory


Awan Roll over sering muncul saat badai dan menyebabkan udara lembab naik, kemudian dingin sampai ke titik tertentu, saat awan tersebut menjadi awan yang dikenal sebagai titik embun. Meskipun terlihat seperti tornado miring, awan ini tidak akan bisa menjadi puting beliung.

Awan seperti ini sering kali muncul saat badai dan menyebabkan udara lembab naik, kemudian dingin sampai ke titik di mana ia menjadi awan yang dikenal sebagai titik embun.

Meskipun terlihat seperti tornado miring, awan ini tidak akan bisa menjadi puting beliung seperti itu.


http://globalsearch1.blogspot.com/
Awam Roll Over atau Morning Glory
[baca selengkapnya..]

Awan Vulkanik atau Debu vulkanik

Sebenarnya awan vulkanik itu tidak ada, itu hanya istilah untuk debu vulkanik yang sangat tebal. Dengan kata lain Awan vulkanik adalah versi tebalnya atau besarnya dari debu vulkanik. Meskipun begitu, awan atau debu vulkanik ini tetap saja berbahaya. Dampaknya itu tidak hanya terasa di daratan saja, tetapi bisa juga ke langit. Apalagi kalau ada pesawat yang nekat melewati awan ini. Lebih parah lagi, apabila awan vulkanik /debu vulkanik ini jumlahnya banyak. 

http://globalsearch1.blogspot.com/2015/01/awan-pancake-atau-awan-ufo.html
Gambar Awan Vulkanik
[baca selengkapnya..]

Awan Mammatus

Mammatus, atau mammatocumulus (berarti "awan payudara"), adalah istilah meteorologikal untuk bentuk gumpalan-gumpalan menggantung yang terbentuk di dasar awan. Nama mammatus diambil dari bahasa Latin mamma ("puting" atau "payudara"), karena bentuknya yang mirip dengan payudara wanita.


Dalam nunia penerbanagan Awan ini juga harus diperhatikan terutama di Wilayah Udara Indonesia. Awan Mammatus jarang ada di Indonesia. Namun, kehadiran awan ini biasanya pertanda adanya badai yang besar atau cuaca yang buruk. Awan Mammatus berisi kristal es yang agak tebal.

Sekalipun Awan Mammatus ini jarang di temukan di Wilayah Udara Indonesia, tapi sebagai maskapai penerbangan, baik itu penerbangan komersil dan non komeresil harus hati-hati terhadap Awam Mammatus ini, karena apabila awan ini di tabrak oleh pesawat akibatnya adalah sangat fatal. 

http://globalsearch1.blogspot.com/2015/01/awan-pancake-atau-awan-ufo.html

Gambar Awan Mammatus

[baca selengkapnya..]

Awan Pancake atau Awan UFO

Apakah Anda pernah melihat awan pancake? Awan ini biasanya terdapat di daerah puncak gunung dan dataran tinggi. Dilihat dari bentuknya, memang tampak seperti piring terbang atau kue dadar. Di daerah sekitar awan ini biasa terjadi embusan angin yang kuat dan kencang. Embusan angin yang kuat ini sangat berbahaya bagi pesawat yang melintasi daerah tersebut. Apabila ada pesawat yang nekat melewati awan itu, maka pesawat tersebut bisa kehilangan kendali. Untuk itu, kita sebaiknya waspada apabila saat kita sedang terbang melewati awan ini.

http://globalsearch1.blogspot.com/
Gambar Awan Pancake atau Awan UFO



[baca selengkapnya..]

Perkembangan Terbaru Hilangnya Air Asia QZ 8501

Sesuai dengan pemberitahuan resmi dari Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmojo Maskapai Penerbangan Pesawat AirAsia QZ 8501 dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura pagi ini, Minggu (28/12/2014).

Dan sudah dipastikan bahwa pesawat tersebut hilang dalam pantauan radar. "Saat ini saya sedang di pos pemantauan untuk menunggu berbagai laporan yang masuk,". Sebelumnya Pihak Maskapai Air Asia Indonesia penerbangan Tujuan Surabaya-Singapura telah hilang kontak pada pukul 07.30. 

Dia mengatakan, nanti pihak Kementerian Perhubungan akan memberikan keterangan resmi perihal hilangnya pesawat AirAsia tersebut. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh pihak AirAsia, berikut daftar 155 penumpang tersebut :
  • 149 warga negara Indonesia
  • 3 warga Korea Selatan
  • 1 warga Malaysia
  • 1 warga Inggris
  • 1 warga Singapura
Sementara itu mengutip data penerbangan dari Flightradar, pesawat AirAsia yang hilang adalah Airbus A320 dengan nomor registrasi PK-AXC. Pesawat tersebut berangkat dari Surabaya pukul 05.20 pagi dan sampai di Singapura seharusnya pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 07.30.
http://globalsearch1.blogspot.com/
Pesawat Air Asia
"Ilustrasi"

Untuk mempermudah pelayanan dan informasi bagi keluarga, teman, dan kerabat, AirAsia telah menyediakan pusat informasi di nomor +622129850801 untuk Jakarta dan +62318690945 untuk Surabaya.

Selama ini, AirAsia memiliki reputasi keselamatan yang baik, termasuk ketepatan waktu terbang. Semoga semua penumpang dan kru pesawat Air Asia tersebut selamat. 

[baca selengkapnya..]