Penggolongan Obat Tradisional

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian ( galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman.
Obat bahan alam yang ada di Indonesia saat dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka.
  1. Jamu (Empirical based herbalmedicine)
Jamu adalah obat tradisional yang disediakan secara tradisional, yang berisi seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebut, higienis (bebas cemaran) serta digunakan secara tradisional. Jamu telah digunakan secara turun-temurun selama berpuluh-puluh tahun bahkan mungkin ratusan tahun, Pada umumnya, jenis ini dibuat dengan mengacu pada resep peninggalan leluhur . Bentuk jamu tidak memerlukan pembuktian ilmiah sampai dengan klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris turun temurun.
  1. Obat Herbal Terstandar (Scientificbased herbal medicine)
Adalah obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat, binatang, maupun mineral. Untuk melaksanakan proses ini membutuhkan peralatan yang lebih kompleks dan berharga mahal, ditambah dengant enaga kerja yang mendukung dengan pengetahuan maupun ketrampilan pembuatan ekstrak. Selain proses produksi dengan teknologi maju, jenis ini telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian pre-klinik (uji pada hewan) dengan mengikutis tandar kandungan bahan berkhasiat, standar pembuatan ekstrak tanaman obat, standar pembuatan obat tradisional yang higienis, dan uji toksisitas akutmaupun kronis.
  1. Fitofarmaka (Clinical basedherbal medicine)
Fitofarmaka adalah obat tradisional dari bahan alam yang dapat disetarakan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah terstandar, ditunjang dengan bukti ilmiah sampai dengan uji klinik pada manusia dengan kriteria memenuhi syarati lmiah, protokol uji yang telah disetujui, pelaksana yang kompeten, memenuhi prinsip etika, tempat pelaksanaan uji memenuhi syarat. Dengan uji klinik akan lebih meyakinkan para profesi medis untuk menggunakan obat herbal di sarana pelayanan kesehatan. Masyarakat juga bisa didorong untuk menggunakan obat herbal karena manfaatnya jelas dengan pembuktian secara ilimiah.
Mengenal Tanaman Obat Keluarga
Pengertian TOGA
Toga adalah singkatan dari tanaman obat keluarga. Tanaman obat keluarga pada hakekatnya sebidang tanah baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat , khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Pemanfaatan Tanaman Obat
Sejak terciptanya manusia di permukaan bumi, telah diciptakan pula alam sekitarnya mulai dari sejak itu pula manusia mulai mencoba memanfaatkan alam sekitarnya untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupannya, termasuk keperluan obat-obatan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan. Kenyataan menunjukkan bahwa dengan bantuan obat-obatan asal bahan alam tersebut, masyarakat dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Hal ini menunjukkan bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alam khususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan masyarakat.
Pemanfaatan TOGA yang digunakan untuk pengobatan gangguan kesehatan keluarga menurut gejala umum adalah:
  1. Demam panas
  2. Batuk
  3. Sakit perut
  4. Gatal-gatal

1. Kelebihan obat tradisional
  • Memiliki efek samping yang saling mendukung jika berada dalam satu ramuan dengan komponen yang berbeda
  • memiliki efek samping yang relatif rendah
  • Pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih sesuai untuk penyakit-penyakit yang diakibatkan pertukaran zat di dalam tubuh dan keturunan.
2. Kekurangan obat tradisional
  • Takaran harus tepat.Jika tidak tepat, obat tradisional bisa tidak aman bagi tubuh dan kesehatan manusia.
  • Harus tepat memilih jenis obat sesuai dengan riwayat kesehatan masing-masing, sehingga tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan jiwa.
3. Bahan baku obat tradisional

Bahan baku obat tradisional bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan. Namun, sumber obat tradisional yang banyak dikembangkan berasal dari tumbuhan. Sebab, tumbuhan mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan hampir seluruh bagian yang terdapat pada tumbuhan (mulai dari akar, umbi, batang, kulit, daun, biji, dan bunga)berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.
[baca selengkapnya..]

Kiat Atasi Panik Saat Anak Sakit

Jangan lupa, kapan pun anak mengalami kondisi gawat darurat, ia harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit. Tanda-tanda gawat darurat pada anak di antaranya rewel atau menangis terus menerus tidak dapat ditenangkan, kesadaran menurun, tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang atau kaku kuduk leher, sakit kepala hebat yang menetap, gangguan napas yang menyebabkan bibir dan wajah membiru, muntah dan diare terus-menerus, muntah menyemprot, dehidrasi, kejang berulang atau lama, demam tinggi pada bayi kurang dari 6 bulan. 

PANIK! Perasaan ini pasti pernah dialami oleh kebanyakan ibu bila anaknya sakit. Apalagi kalau anak baru satu, rasa gelisah dan was-was saat buah hati tergolek lemas, sering kali menyiksa. Wajar memang, tapi sedini mungkin belajar mengatasi panik saat anak sakit sebetulnya akan sangat menguntungkan bagi anak dan orang tua. Bahkan, berdamai dengan panik bisa menghemat pengeluaran lho! Kok bisa? 

Ya, karena panik ketika anak sakit, sering kali malah menyebabkan ibu bingung. Padahal penyakit langganan yang kerap diderita anak seperti demam, batuk, pilek, dan mencret, tidak selamanya memerlukan obat. Mekanisme pertahanan tubuh manusia kerap ampuh melawan penyakit-penyakit ringan tanpa butuh ke dokter atau minum obat. Yang sering terjadi, ibu akan buru-buru membawa anaknya, yang demamnya baru sehari misalnya, ke dokter. Akibatnya, kunjungan ke dokter malah lebih sering. Pengeluaran semakin membengkak, tubuh anak pun kerap terpapar obat yang mungkin sebenarnya tidak perlu. Nah , panik memang merugikan bukan? 

Saat yang tepat ke dokter 

Jadi bagaimana agar ibu tidak panik ketika anak sakit? Knowledge is power , begitu kata Sir Francis Bacon. Dalam hal ini, ibu perlu membekali dirinya dengan mengenali tanda-tanda kapan anak harus dibawa ke dokter dan kondisi gawat darurat pada anak. Pengetahuan tersebut akan membuat ibu tenang dan lebih mudah memutuskan tindakan yang akan diambil. Kapan dokter dihubungi? 

Demam 

Biasanya, anak baru demam ringan saja ibu sudah buru-buru memberinya obat penurun panas, atau membawanya ke dokter. Padahal, kebanyakan demam tidak berbahaya dan belum tentu memerlukan obat penurun panas. Namun ada beberapa kondisi demam yang perlu diwaspadai. Dalam situs familydoctor.org ibu dianjurkan menghubungi dokter bila: 

- Bayi berusia kurang dari 3 bulan mengalami demam dengan suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celcius. 
- Bayi berusia 3 hingga 6 bulan mengalami demam dengan suhu tubuh lebih besar dari 38,5 derajat Celcius. 
- Bayi serta anak berusia di atas 6 bulan mengalami demam dengan suhu tubuh di atas 40 derajat Celcius. Jika demam terus berlanjut lebih dari 72 jam, ibu juga perlu menghubungi dokter. 

Muntah dan diare 

Anak mengalami muntah umumnya bersamaan dengan diare atau penyakit perut lain yang disebabkan virus. Anak perlu segera dibawa ke dokter bila ia muntah terus menerus, ada nyeri perut hebat, dan anak mengalami dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi di antaranya buang air kecil menjadi jarang, bibir kering, berat badan turun, mata cekung, pada bayi ubun-ubun besar terlihat cekung, air kencing berwarna lebih tua dari biasanya, dan elastisitas kulit menurun. Anak juga perlu dibawa ke dokter bila ia sama sekali tidak mau minum, cairan muntahnya berwarna kehitaman atau kehijauan, cairan muntah keluar menyemprot, dan bila muntah disertai sakit kepala hebat. Jika anak muntah disertai adanya bintik-bintik merah muda atau keunguan yang tidak hilang saat ditekan, sebaiknya anak pun dibawa ke dokter. 

Begitu pula dengan diare. Anak yang diare perlu segera dibawa ke dokter bila ia mengalami tanda-tanda dehidrasi seperti yang telah disebutkan di atas. Dokter juga perlu segera dihubungi bila diare yang terjadi disertai demam tinggi, terdapat darah dalam tinja, atau bila anak mengalami diare kronis (lebih dari 2 minggu). 

Batuk dan pilek 

Sekalipun ingus yang keluar berwarna hijau, tak selamanya anak dengan batuk pilek harus dibawa ke dokter. Batuk pilek umumnya disebabkan virus, tak perlu antibiotika. Namun bila ingus kental berwarna hijau ini berlanjut hingga lebih dari 2 minggu, barulah anak perlu dibawa ke dokter. Dokter juga perlu dikunjungi bila anak mengalami batuk lebih dari satu minggu atau anak mengeluh nyeri telinga. Prinsipnya, bila kondisi anak dengan batuk pilek memburuk dalam 3-5 hari bawalah ia ke dokter. Akan tetapi, jika kondisi anak tetap baik, biarkan daya tahan tubuh anak yang mengobati batuk pileknya. Jika batuk pileknya tak kunjung sembuh dalam 10 hingga 14 hari, segera bawa anak ke dokter. 

Kondisi dikatakan memburuk bila anak mengalami batuk hebat disertai sesak napas (bernapas dengan sekuat tenaga), tampak kebiruan di sekitar bibir, mulut, dan wajah, batuk hebat disertai muntah-muntah, sangat rewel, susah dibangunkan (letargi), mengalami dehidrasi, dan dahak mengeluarkan darah. 

Terdapat perkecualian pada bayi yang berusia kurang dari 3 bulan. Dokter tetap harus dihubungi bila si bayi mengalami batuk pilek atau terbatuk-batuk selama beberapa jam. 

Kondisi gawat darurat 

Jangan lupa, kapan pun anak mengalami kondisi gawat darurat, ia harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit. Tanda-tanda gawat darurat pada anak di antaranya rewel atau menangis terus menerus tidak dapat ditenangkan, kesadaran menurun, tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan, kejang atau kaku kuduk leher, sakit kepala hebat yang menetap, gangguan napas yang menyebabkan bibir dan wajah membiru, muntah dan diare terus-menerus, muntah menyemprot, dehidrasi, kejang berulang atau lama, demam tinggi pada bayi kurang dari 6 bulan. 

Nah , bila Ibu sudah mengenali tanda-tanda kapan anak perlu dibawa ke dokter dan kondisi gawat darurat pada anak, Ibu tak perlu panik lagi bila anak sakit. Agar Ibu semakin tenang, sambil memantau kondisi anak, Ibu bisa mencari informasi tentang gejala penyakit yang diderita anak dari buku, internet, atau sumber-sumber yang dapat dipercaya. Dengan demikian, pemahaman Ibu semakin bertambah, Ibu bisa bertindak tenang, tepat dan cepat. Uang pun tak terbuang untuk hal-hal yang tak diperlukan, menguntungkan bukan? 

3. Cara Memandikan Bayi 

Tuangkan air dingin ke dalam bak mandi, kemudian tambahkan air panas secukupnya sampai mencapai suhu 40 derajat Celsius untuk bayi berumur sampai 2 bulan, lalu berangsur turunkan suhu sampai 27 derajat Celsius untuk bayi di atas 2 bulan. Isilah bak mandi dengan air setinggi kira-kira 7,5 cm dari dasar bak. 

Untuk bayi yang baru lahir, bersihkan terlebih dahulu kedua matanya dengan kapas yang telah direndam air matang. Bersihkan mata bayi dari ujung mata ke arah hidung, Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata. 

Bersihkan pula lubang hidung si kecil secara perlahan-lahan dengan cotton buds yang telah terlebih dahulu dicelupkan ke dalam air bersih. Gantilah kapas untuk masing-masing lubang hidung. Hati-hati, jangan memasukkan cotton buds terlalu dalam. Kemudian bersihkan juga daun telinga si kecil dengan cotton buds yang telah diberi baby oil. Jangan masukkan cotton buds ke dalam lubang telinga, bersihkan bagian luar telinganya saja. Sebelum membersihkan tubuhnya, bukalah baju bayi secara bertahap. Mula-mula bukalah baju bagian atas, baru kemudian popok atau celana bayi. 

Bersihkan alat kelamin dan pantat bayi dengan kapas bulat yang sudah dibasahi air. Bersihkan setiap lipatannya.  Kemudian mulailah menyabuni rambutnya serta seluruh badan bayi, terutama lipatan-lipatan kaki, paha, tangan serta lehernya dengan menggunakan sabun bayi. 

Ukur kembali suhu air dalam bak mandi. Kemudian selipkan tangan kiri Anda ke bawah tengkuk si kecil, lalu pegang erat-erat ketiaknya. Sanggahlah tengkuk si kecil dengan pergelangan tangan Ibu, lalu pegang tubuhnya dengan tangan kanan Ibu.  Angkatlah si kecil dan masukkan ke dalam bak mandi. Sementara tangan kiri Anda menyangga kepala dan memegangi ketiaknya, tubuhnya sebagian terendam dalam air. Gunakan tangan kanan Ibu untuk membersihkan sabun di telinga, leher, dan seluruh badannya. Biarkan si kecil bermain dalam air selama sekitar 2-5 menit. Bila si kecil sudah cukup besar, berikan mainan kapal-kapalan atau bebek-bebekan agar acara mandi semakin menyenangkan. 

Untuk membersihkan bagian belakang tubuhnya, balikkan badan si kecil, kemudian sanggah badannya dengan tangan kiri Anda dan pegang erat-erat ketiaknya. Lalu dengan tangan kanan, bersihkanlah punggungnya. Setelah acara mandi selesai, angkatlah tubuh si kecil dari dalam air, lalu bungkuslah tubuhnya dengan handuk. Sambil mengajaknya bercengkrama, keringkan tubuh bayi dengan cara menekan-nekankan handuk bayi ke tubuhnya. 

Setelah tubuhnya kering, taburkan bedak bayi di dada, perut dan punggungnya, agar tubuhnya wangi dan segar. Perhatikan setiap lipatan dan lekukan khususnya di daerah kemaluaannya. Usapkan lipatan pada kemaluan si kecil dengan baby oil. 

Terakhir, pakaikan popok dan baju bayi, lalu sisirlah rambutnya dengan sisir khusus untuk rambut bayi. Bila cuaca mengijinkan, ajakan si kecil jalan-jalan atau berjemur di bawah sinar matahari pagi. 

4. Menghitung Masa Subur 

Menghitung masa subur. Hamil adalah suatu masa dari mulai terjadinya pembuahan dalam rahim seorang wanita sampai bayinya dilahirkan. Kehamilan terjadi ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual pada masa ovulasi atau masa subur dan sperma pria pasangannya akan membuahi sel telur matang wanita tersebut. Kehamilan adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan suami isteri yang mendambakan hadirnya seorang anak di keluarganya. Dengan hadirnya buah hati, keluarga akan penuh dihiasi oleh gelak canda tawa anak, suara riang anak, keluarga terasa semakin "hidup" dan yang terpenting keluarga terasa makin lengkap. Namun, ada kalanya pasangan suami isteri merasa kecewa karena kehamilan yang ditunggu-tunggu tidak jua kunjung datang. Sulitnya untuk hamil tersebut sampai-sampai menimbulkan stress yang mendalam pada pasangan suami isteri. 

Banyak kendala yang membuat mereka sulit untuk mendapatkan kehamilan di mulai dari masalah Kesuburan, tingkat psikologi mereka, disfungsi hormon, dll. Namun ada kalanya kehamilan tidak mereka dapatkan karena mereka tidak tepat melakukan hubungan seksual. Mereka tidak mengetahui, kapan wanita memasuki masa subur sehingga kesempatan untuk terjadi ovulasi semakin besar. 

Masa subur sangat besar artinya bagi mereka yang menginginkan hamil dan bagi yang ingin menunda kehamilan. Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur bisa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat ini ovulasi sedang terjadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Sedangkan bagi yang mau menunda kehamilan, masa subur merupakan masa yang harus dihindari untuk mencegah terjadinya kehamilan. Banyak cara dan metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan masa subur tersebut, yaitu: 

Sistem kalender. 

Menentukan masa subur dengan menggunakan sistem kalender ada dua cara yaitu :  Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 +/- 1 hari haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 13 sampai hari ke 15 sebelum tanggal haid yang akan datang. 

Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama tama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut. Misal : siklus terpanjang = 31, sedangkan siklus terpendek = 26, maka masa subur dapat dihitung, 31 – 11 = 20, dan 26 -18 = 8, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 8 sampai hari ke 20.
[baca selengkapnya..]

Khasiat Temu Putih

SIFAT DAN KHASIAT 

Rimpang temu putih rasanya sangat pahit, pedas dan sifatnya hangat, berbau aroamtik, dengan afinitas ke meridian hati dan limpa. Temu putih termasuk tanaman obat yang menyehatkan darah dan menghilangkan sumbatan, melancarkan sirkulasi vital energi (qi) dan menghilangkan nyeri. Rimpang temu putih berkasiat antikanker, anti radang (Antiflogistik), melancarkan aliran darah, Fibrinolitik, tonik pada saluran cerna, peluruh haid (Emenagong), dan peluruh kentut. 

KANDUNGAN KIMIA 

Rimpangan temu putih mengandung 1-2,5% minyak menguap dengan komposisi utama sesquiterpene. Minyak menguap tersebut mengandung lebih dari 20 komponen seperti curzerenone (zedoarin) yang merupakan komponen terbesar, curzerene, pyrocurcuzerenone, curcumin, curcumemone, epicurcumenol, curcumol (curcumenol), isocurcumenol, procurcumenol, dehydrocurdone, furanodienone, isofuranodienone, furanodiene, zederone, dan curdione. Selain itu mengandung flavonoid, sulfur, gum, resin, tepung, dan sedikit lemak. Curcumol dan Curdione berkasiat antikanker. 

EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN 

Pada penelitian di Cina, temu putih selain dapat menyembuhkan kanker serviks, juga meningkatkan khasiat radioterapi guna membunuh sel kanker. Infus Rimpang temu putih 30% pada kelinci yang telah diberikan karbon tetraklorida dapat mempercepat turunya enzim SGOT, SGPT, dan Gamma GT pada serum kelinci (Agus Hewijanto, Fakultas Farmasi, WIDMAN, 1990). In vitro, minyak menguap menghambat pertumbuhan Streptococcus hemoltyticus, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Salmonella typhi, danVibrido cholarae. Minyak menguap juga mempunyai efek antitrombotik yang kemungkinan disebabkan oleh kurkumin. Pemberian ekstrakenatol dari rimpang temu putih pada tikus dan mencit yang hamil muda mempunyai efek abortivum, juga mempunyai efek antiimplantis pada anjing. 

PENELITIAN LAIN TEMU PUTIH

“Efek Antidiare Jus Temu Putih (Curcuma Zedoaria Rosc.) dan Temu Mangga (Curcuma Mangga Val. Et. Zipp) Pada Tikus Putih”. Written by Budi Nuratmi, Yun Astuti Nugroho, Dian Sundari. 

Temu putih (Curcuma zedoaria Rosc.) dan temu mangga (Curcuma mangga Val. Et. Zipp.) digunakan secara luas untuk mengatasi berbagai keluhan pada perut seperti sakit perut, diare, mual, sebah dan kembung. Untuk mengetahui efek antidiare temu putih dan temu mangga dilakukan uji pada tikus putih jantan. Uji ini menggunakan metoda P. Bass. et. al. (1970) dengan Loperamide 0,24 mg/200 g bb. Sebagai kontrol positif. Induksi diare menggunakan Oleum ricini (minyak jarak) 2 ml/ekor. 

Dosis yang digunakan untuk masing-masing bahan uji adalah 252; 2520 dan 7560 mg/200 g bb., ekuivalen dengan berturut-turut 1 kali; 10 kali dan 30 kali dosis manusia (10 g basah). Bahan uji dalam bentuk jus diberikan secara oral 1 jam sebelum diinduksi dengan minyak jarak. Pengamatan terhadap frekuensi dan konsistensi feses dilakukan dengan interval 30 menit selama 5 jam. Hasil pengujian menunjukkan jus temu putih maupun temu mangga mempunyai efek antidiare serta terlihat adanya hubungan antara dosis dan efek. Jus temu putih dan temu mangga pada dosis 7560 mg/200 g bb. tikus putih ekuivalen dengan 30 kali dosis manusia mempunyai efek yang berbeda nyata dengan dosis pembending Loperamide 0,24 mg/200 g. bb. tikus putih. 
[baca selengkapnya..]

Khasiat Temu Mangga

KANDUNGAN 

Secara ilmiah Curcuma Mangga juga terbukti sebagai anti-kanker. Riset Kunlanat Makboon, Kittisak Likhitwitayawuid dan Nijsiri Ruangrungsi di Fakultas Ilmu Farmasi, Universitas Chulalongkom, Bangkok, Thailand, menunjukkan Temu Mangga mengandung minyak Asiri. Kandungan utamanya adalah Monoterpen, Myrcene, Phellandrene dan Trans-Ocimene. Minyak Asiri itu terbukti ampuh mengatasi kanker. Khasiat anti-kanker minyak Asiri Temu Mangga juga dibuktikan oleh Irma Velianara di Pusat Bioteknologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Ia menguji minyak asiri Curcuma Mangga pada sel Meiloma secara in vitro. Pemberian 125 µl/ml ekstrak Asiri rimpang Temu Mangga terbukti mampu memberikan efek Sitotoksik pada sel Meiloma. Itu terlihat dari adanya aktivitas anti-Proliferasi atau terhambatnya penggandaan sel dan Apoptosis atau proses bunuh diri sel. Akibatnya sel kanker mati dan tidak berkembang biak. Selain itu Temu Mangga juga anti-Angiogenesis. Angiogenesis atau Neovaskularisasi merupakan pembentukan pembuluh darah baru di jaringan tubuh. Pembuluh darah itu memasok nutrisi dan oksigen untuk pertumbuhan sel kanker. Bila Angiogenesis dihambat alias anti-Angiogenesis maka pertumbuhan sel kanker terhalang. Fajjarini Budi Utami dan Saepudin, M.Si, Apt. Periset di Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, membuktikan sifat anti-Angiogenesis Temu Mangga.


PENELITIAN LAIN

Salah satu antitumor promoter adalah curcumin (rimpang kunyit dan temu-temuan seperti temu putih). Menurut penelitian Kuo ML, Huang TS, dan Lin JK dari Toxicology College of Medicine, Universitas Nasional Taiwan, curcumin mengandung antioksidan dan juga antitumor promoter. Dalam laporannya yang dipublikasikan di Taipeh, Taiwan disebutkan, curcumin yang digunakan sebagai bumbu dan pewarna makanan itu memiliki zat aktif antioksidan, antiradang, dan antitumor. Menurut hasil penelitian mereka, curcumin menghambat sel promyelocitik leukemia HL-60 (dalam kanker darah) dengan konsentrasi rendah sekitar 3,5 mikrogram/ml. Bahkan, daya hambat curcumin itu semakin tinggi bila dosisnya ditingkatkan. 

Prof Dr dr Sjamsuridjal Djauzi, direktur utama RS Kanker Dharmais (RSKD) mengatakan, penelitian berbagai terapi untuk kanker terus dilakukan. "Kami terus mencoba melakukan penelitian terhadap berbagai bahan dan metode untuk terapi kanker. Salah satunya seperti yang dilakukan di Kuba yang kami berminat untuk menerapkannya di sini, seperti lewat vaksin." Langkah penelitian lainnya, lanjut Sjamsuridjal, adalah yang dilakukan oleh RSKD bekerja sama dengan Jurusan Farmasi FMIPA UI dan Jurusan Farmasi Universitas Tujuh Belas Agustus. Penelitian itu melibatkan tim yang terdiri atas Wan Lelly Heffen, Dewi Kristanti, Nurhuda, Erilia, Deby, Mirna, dan Ade Novi. Penelitian mereka berupaya menekan tumor promoter dengan beberapa komponen dari obat hasil alam. Studi fitokimia ini mempunyai keuntungan besar pada aplikasi klinis. Soalnya, daya toksositasnya rendah sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Pengujian potensi sitotoksik beberapa jenis tumbuhan telah dilakukan di RSKD terhadap kanker serviks sel line. Tumbuhan itu antara lain Curcuma zeodoaria (temu putih), Curcuma domestica (kunyit), dan Curcuma mangga (temu mangga), serta Phaleria macrocarpa Boerl. (mahkota dewa). 

Dari penelitian tersebut, ternyata rimpang segar temu putih mempunyai potensi kematian sel kanker di atas 50 persen. Kemampuan ini pada konsentrasi 50, 100, 150, dan 200 mikrogram/ml. Sedangkan untuk sediaan jadi temu putih (ZF kapsul) mempunyai potensi kematian sel kanker di bawah 50 persen pada dosis yang sama. Sementara itu, daging buah segar mahkota dewa memiliki potensi kematian sel kanker di atas 50 persen pada konsentrasi 100, 150, dan 200 mikrogram/ml.
[baca selengkapnya..]

Khasiat Pegagan [Cantella Asiatica]

KANDUNGAN 

Pegagan yang simplisianya dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan Asiaticoside, Thankuniside, Isothankuniside, Madecassoside, Brahmoside, Brahmic Acid, Brahminoside, Madasiatic Acid, Meso-Inositol, Centelloside, Carotenoids, Hydrocotylin, Vellarine, Tanin serta Garam Mineral seperti Kalium, Natrium, Magnesium, Kalsium dan Besi. Diduga Glikosida Triterpenoida yang disebut Asiaticoside merupakan anti-lepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat Vellarine yang ada memberikan rasa pahit. 

Sifat dan Manfaat 

Pegagan berasa manis, bersifat mendinginkan, memiliki fungsi membersihkan darah, melancarkan peredaran darah, peluruh kencing (diuretika), penurun panas (antipiretika), menghentikan pendarahan (haemostatika), meningkatkan syaraf memori, anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan. Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid). 

Manfaat pegagan lainnya yaitu meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki; mencegah varises dan salah urat; meningkatkan daya ingat, mental dan stamina tubuh; serta menurunkan gejala stres dan depresi. Pegagan pada penelitian di RSU dr. Soetomo Surabaya dapat dipakai untuk menurunkan tekanan darah, penurunan tidak drastis, jadi cocok untuk penderita usia lanjut. 

Tanaman herbal ini juga dikenal sebagai tanaman suplemen otak. Bahkan dalam bukunya K. Heyne menyebut bahwa pegagan mewakili seluruh Apotek. Penelitian pegagan sebagai anti mikroba sudah di lakukan di beberapa universitas dengan hasil positif. Efek pengobatan dari pegagan secara tradisional dan secara ilmiah sudah lama berkembang. Pegagan telah dikenal sebagai obat untuk merevitalisasi tubuh dan pembuluh darah, serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Tak kalah penting, pegagan bisa dikonsumsi sebagai brain tonic atau obat anti lupa bagi orang dewasa dan manula. 

Berdasarkan pengakuan Agora Health Publishing, Cantellah Asiatica tergolong The Most Powerfull Healing Herbs atau tanaman obat paling mujarab. Julukan ini setelah melalui uji klinis, terbukti pegagan bisa merevitalisasi tubuh pembuluh darah sehingga peredaran darah ke otak menjadi lancar. Dengan demikian, ada penambahan kapasitas kerja neutransmiter di otak yang berfungsi untuk mengingat dan belajar.
[baca selengkapnya..]

Khasiat Sambiloto

KANDUNGAN KIMIA 

Daun dan percabangannya mengandung Laktone yang terdiri dari Deoksiandrografolid, Andrografolid (zat pahit), Neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-Didehidroandrografolid, dan Homo-andrografolid. Juga terdapat Flavonoid, Alkane, Keton, Aldehid, Mineral (kalium, kalsium, natrium), asam Kersik, dan Damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu Polimetoksiflavon, Andrografin, Panikulin, Mono-0-Metilwithin, dan Apigenin-7,4- Dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai Hepatoprotekter (melindungi sel hati dari zat toksik). 

EKSTRAK SAMBILOTO TINGKATKAN STAMINA 

Ekstrak Sambiloto terbukti mampu meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi staphylococcus aureus. Itu ditandai dengan meningkatnya neotrofil, limfosit, dan perbaikan jaringan paru-paru, hati, dan ginjal pada mencit (tikus kecil) yang menjadi percobaan. Sambiloto di Indonesia juga dikenal dengan nama sampiroto, sadilata, bidara, takila, daun ki ular, ki oray, ki peurat, atau pada masyarakat Melayu dikenal dengan pepaitan. Lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta yang melakukan penelitian tersebut juga menemukan bahwa infeksi staphylococcus aureusdapat menyebabkan penurunan leokosit diikuti dengan neutropenia. Kelima mahasiswa itu adalah Sidna Artanto, Eko Prasetio, Anwar Bahri, Rini Nur H, dan Nura Maya Sari. 

Penelusuran pustaka yang dilakukan sebelumnya menyebutkan, sambiloto merupakan salah satu spesies yang mempunyai khasiat medis. Di antara khasiat tanaman ini adalah sebagai obat anti radang, analgesik, anti bakteri, dan antipiretik. Kandungan androgpholide di dalamnya mampu meningkatkan fungsi sistem pertahanan tubuh seperti produksi sel darah putih yang menyerang bakteri dan benda asing lainnya, mampu memicu produksi interferon yang merupakan protein spesifik (sitokin) yang dibuat oleh sel sebagai respon adanya benda asing termasuk bakteri. Andrographolide selain tidak bersifat toksik pada manusia juga tidak mempunyai efek samping seperti agen kemoterapi konfensional yang lain. 

EFEK FARMAKOLOGIS 
  1. Herba ini berkhasiat Bakteriostatik pada Staphylococcus Aurcus, Pseudomonas Aeruginosa, Proteus Vulgaris, Shigella Dysenteriae, dan Escherichia Coli. 
  2. Herba ini sangat efektif untuk pengobatan infeksi. In vitro, air rebusannya merangsang daya Fagositosis sel darah putih. 
  3. Andrografolid menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. 
  4. Andrografolid dapat mengakhiri kehamilan dan menghambat pertumbuhan trofosit plasenta. 
  5. Dari segi farmakologi, sambiloto mempunyai efek muskarinik pada pembuluh darah, efek pada jantung iskeniik, efek pada respirasi sel, sifat kholeretik, antiinflamasi, dan antibakteri. 
  6. Komponen aktifnya seperti Ncoandrografolid, Andrografolid, Deoksiandrografolid dan 14-deoksi-11, 12-Didehidroandrografolid berkhasiat antiradang dan antipiretik. 
  7. Pemberian rebusan daun sambiloto 40 % bly sebanyak 20 milkg bb dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (W. Sugiyarto, Fak. Farmasi UGM, 1978). 
  8. Infus daun sarnbiloto 5%, 10% dan 15%, semuanya dapat menurunkan suhu tubuh marmut yang dibuat demam (Hasir, jurusan Farmasi, FMIPA UNHAS, 1988). 
  9. Infus herba sambiloto mempunyai daya antijamur terhadap Microsporum canis, Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, Candida albicans, dan Epidermophyton floccosum (Jan Susilo*, Endang Hanani **, A. Soemiati** dan Lily Hamzah**, Bagian Parasitologi FK UI* dan Jurusan Farmasi FMIPAUI**, Warta Perhipba No.Flll, Jan-Maret 1995). 
  10. Fraksi etanol herba sambiloto mempunyai efek antihistaminergik. Peningkatan konsentrasi akan meningkatkan hambatan kontraksi ileum marmot terisolasi yang diinduksi dengan histamin dihidroksiklorida (Yufri Aidi, N.C. Sugiarso, Andreanus, AA.S., Anna Setiadi Ranti, Jurusan Farmasi FMIPA, ITB, Warta Tumbuhan Obat Indonesia vol. 3 No. 1, 1996). 
  11. Perkembangan terakhir diketahui bahwa ekstrak sambiloto telah dipatenkan sebagai anti-HIV pada Desember 1996 oleh Pracelsian.Inc bekerjasama dengan Bastyr University, dan dipasarkan dengan nama dagang Andro-Vir. 
[baca selengkapnya..]

Khasiat Jamur Lingzhi

KANDUNGAN 

Kandungan utama lingzhi adalah Protein, Polisakarida (Ganodelan A, Ganodelan B, dan beberapa jenis Glukans), Triterpenoid (asam ganodermik, ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip hormon steroid, juga Germanium, Ergosterol, Coumarin, Mannitol, Alkaloid, Asam Lemak tak jenuh, Adenosin, dan berbagai Vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng, besi, fosfor). 

WARNA-WARNI 

Lingzhi merah, hitam, biru, kuning, hijau, ungu. Secara garis besar terdapat enam jenis lingzhi yang dibedakan berdasar warnanya, yaitu lingzhi merah (berkhasiat terutama untuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan organ jantung dan pembuluh darah), ungu (untuk gangguan yang berkaitan dengan persendian), hijau (untuk liver), putih (untuk paru-paru dan kulit), kuning (untuk limpa), hitam (untuk ginjal dan otak). 

Walaupun masing-masing jenis memiliki khasiat utama pada organ yang berbeda-beda, secara umum semua jenis lingzhi berfungsi sebagai Adaptogen yang menormalkan berbagai gangguan fungsi tubuh. Kandungan polisakarida, germanium, triterpenoid pada Reishi (nama lain jamur lingzhi.ed) bekerja melawan kanker dengan membersihkan racun, mengembalikan sel-sel tidak normal menjadi sel normal, serta berfungsi sebagai Imunomodulator (pembangkit kekebalan tubuh) dan imunoterapi. Juga dapat mencegah Angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru pada sel-sel kanker) sehingga sel kanker tidak bisa menyebar. 

Kemampuannya memperbaiki sirkulasi darah ikut meningkatkan kandungan oksigen dalam sel. Kadar oksigen tinggi dalam sel membuat sel-sel kanker mati. Demikian juga kemampuannya membersihkan racun, membuat sel kanker kehilangan sarana utama untuk hidup dan berkembang. 

Selain kemampuan antikanker, lingzhi sangat dikenal untuk menormalkan tekanan darah –tinggi maupun rendah–, mencegah stroke, anti-oksidan, anti-nyeri, anti-radang, anti-virus, anti-jamur, anti-alergi, menurunkan kadar lemak, kolesterol, gula darah, menyembuhkan bronkhitis, hepatitis, menekan efek samping kemoterapi/radiasi, dan masih banyak lagi. Kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan, tak lain disebabkan daya adaptogennya, yaitu dengan menormalkan semua fungsi tubuh yang terganggu. 

Dalam sejarah panjangnya sebagai herba pengobatan yang diandalkan, tidak pernah dilaporkan adanya efek samping yang serius, kecuali efek samping ringan setelah pemakaian jangka panjang –misalnya enam bulan– berupa rasa agak kering pada rongga mulut dan rongga hidung. Efek samping ini segera hilang setelah pemakaian dihentikan sementara, untuk kemudian diteruskan lagi. 

[baca selengkapnya..]

Khasiat Habbatussauda

Habbatus sauda’ (nigella sativa) adalah tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai penyakit. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam menyebutkan bahwa Habbatus sauda’ adalah obat bagi semua penyakit kecuali kematian. Disebutkan oleh Imam Al-Bukhari (hadits no. 5687), beliau meriwayatkan hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, artinya: “Sesungguhnya di dalam Habbatus sauda’ terkandung obat untuk segala penyakit, kecuali as-sam.” Aku bertanya, “Apakah as-sam itu?” Beliau menjawab, “Maut.” 

KANDUNGAN 

Biji habbatus sauda’ mengandung 40% minyak takasiri dan 1,4% minyak atsiri, 15 jenis asam amino, protein, Ca, Fe, Na dan K. kandungan aktifnya Thymoquinone (TQ), Dithymouinone (DTQ), Thymo-hydroquimone (THQ) dan Thymol (THY). Telah terbukti dari berbagai hasil penelitian ilmiah bahwa habbatussauda’ mengaktifkan kekebalan spesifik/ kekebalan didapat, karena ia meningkatkan kadar sel-sel T pembantu, sel-sel T penekan, dan sel-sel pembunuh alami. Juga mengandung vitamin, mineral, asam lemak tak jenuh yang sangat penting untuk kulit, rambut, selaput lendir, mengendalikan tekanan darah, produksi hormon dalam tubuh, dll. Kandungan lain yang penting adalah Nigellon yang merupakan zat anti-oksidan alami. Habbatussauda’ juga mengandung zat Tincture yang berkhasiat pereda nyeri dan penyebab kantuk ringan. 


DIANTARA MANFAAT HABBATUSSAUDA 

1. Menguatkan sistem kekebalan (immunity) 

Berdasarkan hasil penilitian, jintan hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi habbatussauda’ dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pada tahun 1993, DR. Basil Ali dengan koleganya dari College of Medicine, di Universitas King Faisal mempublikasikannya dalam jurnal Pharmasetik Saud. Kemampuan ekstrak Habbatussauda’ diakui Prof . G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan bioregulator. Dengan demikian, Habbatussauda’ dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker dan AIDS. 

2. Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi 

Dengan kandungan asam linoleat (omega 6) dan asam linoleat (omega 3), Habbatussauda merupakan nutrisi bagi sel otak untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatussauda’ juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan kepada anak usia pertumbuhan dan lansia. 

3. Menetralkan racun dalam tubuh. 

Racun dapat menganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya konsentrasi. Habbatussauda’ mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh. 

4. Mengatasi ganggauan tidur dan stress 

Sapion yang terdapat pada Habbatussauda’ mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress. 

5. Anti-Histamin 

Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asthma bronkial. Minyak yang dibuat dari Habbatussauda’ dapat mengisolasi dithimoquinone. Minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari volatile nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderta asthma bronkial. Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993 membuktikan kristal dari negelone memberi efek suppresive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinasi C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin. Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich. Yang melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70 % yang menderita alergi debu, serbuk, jerawat dan asthma sembuh setelah diberi minyak nigella (Habbatussauda’). Dalam prakteknya Dr. Schleincher memberi resep Habbatussauda’ ke pasiennya yang menderita influenza. 

6. Memperbaiki saluran pencernaan dan anti-bakteri 

Habbatussauda’ mengandung minyak atsiri dari minyak volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan membuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampuh membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti ampicilin dan tetrasiklin. 

7. Nutrisi bagi lansia dan food suplement 

Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda’ mengandung 15 macam asam animo penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan. Prinsip-prinsip anti tumor pada Kongres Kanker Internasional di New Delhi pada musim gugur yang lalu, minyak Habbatussauda’ diperkenalkan ilmuwan kanker Immonobiologi Laboratory dari Carolina Selatan. Habbatussauda’ dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Interferonnya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi. 


HASIL PENELITIAN LAIN HABBATUSSAUDA 
  • Ekstrak Habbatussauda’ dapat menurunkan kadar gula darah (International Journal Pharmacology, 1993). 
  • Habbatussauda’ memiliki khasiat anti-kanker, Dr. Ahmed El-Kady dan Dr. Osama Kandil, Amerika Serikat. 
  • Terdapat zat anti-inflamasi yang disebut thymo-quinon pada habbatussauda’, penelitian Rima Anis Mustofa Zarqa, Universitas King London. 
  • Habbatussauda’ memiliki peran yang sangat efektif dan baik dalam pengobatan sesak nafas, Gomma et. Al., Chakravarty, 1993. 
  • Minyak habbatussauda’ sangat berkhasiat sebagai anti-kanker dan mikro organisme lain. Zat-zat aktif pada habbatussauda’ juga sukses digunakan untuk mengobati infeksi telinga dan nyeri-nyeri pada rahang atas, Toppozoda, et. al., 1963. 
  • Biji dan minyak habbatussauda’ mengandung efek diuretic (melancarkan pembuangan urin), penelitian oleh Kreober. 
  • Pada tahun 1989, dibuat laporan dalam Pakistan Journal of Pharmacy tentang manfaat anti-jamur dari minyak volatile dari black seed. Pada tahun 1992, para peneliti di Departemen Farmasi University of Dhaka, Bangladesh, memimpin sebuah studi aktifitas anti bakteri minyak volatile black seed dengan lima macam antibiotik: ampiciliin, tetracycline, cotrimoxazole, gentamicin, and Asam Nalidixic. 
[baca selengkapnya..]